Syalom,
Senang bisa menjumpai teman-teman semua melalui notes ini. Hari ini aku
mau share sesuatu yang sangat penting di tahun ini. Sesuatu yang
krusial dan basic namun juga sangat dalam. Apa yang akan aku share ini
adalah hasil perenungan dan juga pencaharian selama 2 tahun ini. Dan
tentu saja berdasarkan hikmat yang Tuhan taruhkan di dalam ku.
Ok, berdasarkan judulnya, maka teman-teman pasti bisa menebak apa yang
akan aku sampaikan. Yups, aku akan bahas sesuatu yang tahun ini banyak
di bahas dan dibicarakan orang.. Yaitu FAVOR! Banyak yang
mendeklarasikan tahun 2012 ini sebagai The Favored Year.. Bahkan aku
yakin banyak di antara kita sudah ikut konser True Worshipers yang
FAVOR. Benar ga? Hehehe.. Bahkan ada juga banyak teman-teman yang
menuliskan status di FB maupun di BB tentang Favor. Ada banyak komunitas
yang hari-hari ini membicarakan soal Favor.
Nah, namun aku ingin kita kembali kepada pertanyaan mendasar.. APA SIH FAVOR ITU? Setelah itu, pertanyaan selanjutnya adalah APA SIH TUJUANNYA TUHAN MEMBERIKAN FAVOR?? Bagaimana cara mendapatkan Favor?
Coba kita cek masing-masing..pernah ga kita bertanya hal seperti itu?
Dan apakah kita sudah mendapatkan pertanyaannya? Karena jangan-jangan
kita sudah terkena virus “ikut-ikutan”. Karena semua lagi ngomongin itu,
kita pun ikut. Karena ini lagi musimnya ngomongin Favor, kita pun
ikut-ikutan membahasnya.
Nah, hari ini aku pingin memberikan
sesuatu yang aku harap bisa menginspirasi, menggugah, menambah
pengertian teman-teman tentang Favor.
Kembali ke pertanyaan awal tadi. Apa sich Favor itu?
Favor itu perkenanan. Ini mungkin yang pertama kali jawaban teman-tman.
Hehehe.. Itu sich benar..tetapi itu bukan pengertiannya, namun
terjemahan bahasa Indonesianya. Baiklah, aku ganti pertanyaannya. Apa
sich “PERKENANAN” itu? Karena ketika kita tidak mengetahui definisi dan
tujuan dari sesuatu, maka kita akan cenderung menyalahgunakannya.
Misalnya kita kasih remote tv kepada orang-orang afrika di pedalaman
sana, karena mereka tidak tau apa itu remote, dan apa gunanya, maka bisa
saja dia gunakan utk ngulek cabe, untuk ganjel pintu, untuk lempar2an.
Jangan sampai kita juga seperti itu teman-teman.
Ok, prepare
your heart, karena hari ini akan mengubahkan pola pikir temen-teman soal
perkenanan Tuhan. Let’s open our bible 2 Korintus 6: 2 “Sebab Allah
berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan
pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya,
waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah
hari penyelamatan itu."
Dalam terjemahan Bhs. Inggrisnya
dikatakan "For God said: “In the time of my FAVOR I heard you, and in
the day of salvation I helped you.” I tell you, now is the time of God’s
FAVOR, now is the day of salvation.
Firman Tuhan berkata
bahwa “This is the time of Favor”, inilah waktu perkenanan itu. Karena
ini adalah waktu perkenanan itu, the time of favor, maka kita perlu
tahu, Apa sich perkenanan itu? What is favor?
Kalau kita
lihat terjemahan dalam alkitab kita, maka seringkali kata perkenanan
tertukar2 dengan kata kasih karunia, anugerah, yang dalam bahasa
inggrisnya adalah “Grace”. Seringkali kita menyamakan antara grace yg
adalah kasih karunia, anugerah, dengan favor. Sebelum kita masuk lebih
dalam, aku ingin teman-teman melihat perbedaan antara keduanya. Antara
Favor (perkenanan) dengan Grace (Kasih karunia)
Grace itu gratis, Favor itu berbayar
Grace itu tidak bisa diusahakan, Favor itu bisa diusahakan
Grace itu tidak bersyarat, Favor itu bersyarat
Grace tidak membutuhkan iman, Favor memerlukan iman
Grace adalah pintu, Favor adalah perisai
Grace adalah suatu pemberian yang Tuhan berikan dengan cuma-cuma. Suatu
pemberian yang engkau tidak perlu usaha untuk mendapatkannya. Suatu
pemberian yang ga ada urusannya dengan layak ga layak. Suatu pemberian
yang suka-suka si pemberi mau dikasih ke mana. Suatu pemberian yang
alasannya mungkin hanya Tuhan yang tahu. Suatu pemberian yang seharusnya
tidak layak kita terima dari Tuhan. Tidak ada yang bisa kita lakukan
untuk menghasilkan Kasih karunia, anugerah atau Grace.
That’s
why keselamatan itu dikatakan karena grace, karena kasih karunia, karena
anugerah Tuhan. It’s nothing to do with our action. Paulus bilang itu
bukan hasil usahamu.
Bahkan engkau ga butuh iman untuk
menerima keselamatan. Kadang kita tidak mengerti.. Ada org yang penjahat
kelas kakap, bunuh banyak orang, tetapi di diakhir hidupnya, tiba-tiba
dia bisa kenal Tuhan dan diselamatkan. Kok Sepertinya tidak adil
banget..!! Dia kenal dan terima Yesus itu baru beberapa hari,
dibandingkan dengan semua dosa-dosa yg dia sudah lakukan.
Lihat Paulus, apakah dia org yg beriman, sampai-sampai dia menerima
keselamatan? No! Dia lagi berusaha mau membunus semua Pengikut Kristus.
Bisakah kita protes ama Tuhan dan bilang, “Kok Lu ga adil Tuhan? Org
sejahat itu, kasih masuk neraka aja” Ga bisa.. And that’s GRACE..!!
Makanya td cirri-ciri grace adalah gratis, tidak bersyarat, tidak bisa
diusahakan, dan tidak butuh iman. Itu semata-mata, kebaikan Tuhan saja.
That’s all.
Now, sekarang kita beralih, apa itu favor? Apa itu perkenanan?
Favor adalah suatu pemberian Tuhan, yang untuk mendapatkannya, ada
harga yang harus dibayar. Favor adalah pemberian yang Tuhan berikan,
yang untuk mendapatkannya engkau perlu berusaha. Favor adalah pemberian
dari Tuhan yang untuk mendapatkannya, engkau harus memenuhi
persyaratannya.
The bad news is mendeklarasikan tahun 2012
adalah Tahun perkenanan Tuhan, the favored year, tidak berarti semua
orang akan mengalami perkenanan Tuhan.
Bukan berarti karena
ini Tahun Perkenanan Tuhan, maka otomatis semua orang akan menerima
Favor tersebut. No..!! Ada kondisi-kondisi tertentu yang harus kita
penuhi untuk mengalami favor Tuhan.
Mendengarkan khotbah
tentang Favor, membicarakan tentang Favor, menuliskan status tentang
favor, datang ke konser TW berjudul Favor tidak membuat kita otomatis
mendapatkan yang namanya Favor. There is a price that you have to pay.
Teman-teman mungkin kaget mendengarnya. Atau ada juga mungkin yang
berkata “kok ini beda ya dengan yang gw pernah dengar”. Nah.. That’s why
teman-teman harus benar-benar pay attention akan hal ini. Dan silahkan
teman-teman uji dengan Roh Kudus yang ada di dalam kalian.
So, jangan buru-buru mengeraskan hati. Mungkin notes kali ini terlihat
agak-agak tajam dan keras. Tetapi percayalah, ini untuk kebaikan kita.
Lembutkan hati dan aku yakin teman-teman akan diberkati lewat pengertian
ini.
Ok, lanjut.. Setidaknya ada 2 persyaratan yg harus kita miliki untuk mengalami favor Tuhan.
Mari buka di Keluaran 33:17 “Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Juga hal yang telah kau katakan ini
akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku
dan Aku mengenal engkau."
Nah, seperti aku bilang, terjemahan
Bahasa Indonesia kita agak-agak kacau antara grace dan favor, tetapi
terjemahan aslinya bilang gini, “Kata TUHAN kepada Musa, "Permintaanmu
akan Kukabulkan, sebab Aku mengenal engkau dan Aku berkenan kepadamu."
Terjemahan Inggrisnya bilang, “The Lord said to Moses, "I will do just
as you have asked, because I KNOW YOU VERY WELL AND I AM PLEASED WITH
YOU.”
So, syarat pertama untuk mengalami Favor adalah keintiman.
Nah, ternyata Favor, sangat erat kaitannya dengan menyenangkan
seseorang. Dan bagaimana kita bisa tau bagaimana cara menyenangkan
seseorang, adalah dengan mengenalnya. Level keintimanmu dengan Tuhan
akan menentukan level favor yg akan engkau terima.
Aku akan
kasih contoh sederhana. Ada 2 org butuh uang 5jt. Satu temanmu, satu
adekmu sendiri. Kebutuhan keduanya sama-sama mendesak dan penting. Dan
engkua hany punya uang 5juta untuk diberikan. Mana yg akan engkau
berikan? 95% akan memberikan kepada adeknya sendiri. Mengapa? Karena ini
berbicara soal keintiman, kedekatan, dan hubungan darah.
Namun ada juga 5% lainnya yang berikan kepada temannya. Why? Karena
setelah diselidiki, dia lebih dekat kepada sahabatnya ini daripada
adeknya. Adeknya kabur dari rumah dan tidak pernah ada kabar dan
tiba-tiba meminta pinjam uang.
Sekarang kita bisa lihat, apapun kasusnya, kedekatan, keintiman itu memegang peranan dalam mendapatkan perkenanan atau favor.
Keintiman mu dengan seseorang akan menentukan kadar perkenananmu dengan
org tersebut. Sama juga dengan Tuhan, dikatakan bukan sekedar musa
kenal dan tahu ttg Allah, tetapi Tuhan sendiri yg bilang, “Aku sangat2
mengenal engkau” Does God know you so well?
Ada banyak
hamba-hamba Tuhan yang besar, yang luar biasa di luar sana, melakukan
mujizat, melakukan pekerjaan-pekerjaan yang luar biasa, dia sentuh
orang-orang langsung sembuh, dll. Kita bilang “Wow..keren bgt..gw pingin
kyk dia Tuhan..” But kita ga tau, apa yang dia lakukan sebelum dia
keluar melakukan hal-hal hebat tersebut, kita tidak tahu apa yang dia
lakukan bertahun-tahun sebelumnya.. They spend berjam-jam untuk berlutut
dan membangun keintiman dengan Tuhan.
Teman-teman tahu Benny
Hin? Sebelum dia dipakai Tuhan dengan luar biasa, dia terbiasa
menghabiskan belasan jam setiap harinya untuk berdoa.. waw...wajar dia
dipakai Tuhan dengan luar biasa. Sometimes kita mau Favornya, kita iri
dengan org yang dipake Tuhan luar biasa..Sepertinya hidupnya enak banget
ya.. Mau ini, Tuhan kasih, mau itu, Tuhan kasih.. Tp kita tidak pernah
tahu, besarnya harga yang dia bayar untuk mendapatkan favor seperti itu.
My question is, how close you with God? How many hours that you spend with Him?
Syarat yang kedua, kita buka 2 timotius 2:4 , “Seorang prajurit yang
sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal
penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya”
Yang kedua adalah ketaatan!
Ketaatan akan Tuhan membuat kita menyenangkan Tuhan. Teman-teman tahu
tidak apa yang membuat Tuhan sangat menyenangi Daud? Simply karena
ketaatannya. Tahukah teman-teman mengapa Allah sampai menyebut Daud
sebagai “The man after my own heart” yg secara harafiah adalah seorang
yang sangat dekat dengan hatiKu?
Mari buka Kisah Rasul 13:22
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka.
Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai,
seorang yang berkenan di hati-Ku danyang melakukan segala kehendak-Ku
Perkataan, “Tuhan memilih seorang yang berkenan di hatiNya”, itu bukan
suatu perkataan yang tiba-tiba..Tetapi proses.. Allah telah melihat Daud
sejak semula..bagaimana daud membangun keintimannya dengan Tuhan, dan
bagaimana ketaatan daud kepada Allah. Dalam terjemahan Inggrisnya
dikatakan “He will do everything I want him to do”. Waaww.. Tuhan bisa
menjamin daud, bahwa Daud akan melakukan apaaapunn yang Tuhan ingin dia
lakukan..!! Can God testify that about you? Bisakah Tuhan bersaksi bahwa
kita akan melakukan apapun yg aku suruh untuk dia lakukan?
That’s hard question teman-teman.
That’s why kita melihat ada orang-orang yang sepertinya tahun ini, ada
banyak pintu yang dibukakan, ada banyak berkat yang dia dapat, ada
banyak keberhasilan yang dia capai, sementara kita tidak. Dan kita
protes, “Kok dia bisa mendapatkan itu dan aku tidak?? Engkau tidak adil
Tuhan!!”
Yang kita tidak tahu adalah, dia sudah membayar
harganya dengan keintiman dan ketaantan bertahun-tahun lamanya, sampai
akhirnya waktu perkenanan itu datang dalam hidupnya. Yang kita tidak
tahu adalah dia telah menghabiskan tahun-tahun sebelumnya dengan
kesetiaan, ratapan, tangisan dan sekarang saatnya dia menuai.
Seperti yang aku bilang sebelumnya, bukan karena ini adalah Tahun
Perkenanan, maka semua orang akan mendapatkan perkenanan. Hanya
orang-orang yang mau dan sudah membayar harganya.
Tahukah
teman-teman perkataan “Inilah Anak yang Ku kasihi, kepadaNyalah Aku
berkenan” yang diberikan Bapa kepada Yesus, itu bukan pernyataan karena
Dia melakukan babtisan..tetapi itu adalah hasil proses dari awal
keintiman dan ketaatan Yesus, dan puncaknya ketika dia menggenapi
nubuatan untuk dibabtis.
Semua org-orang yang menerima
perkenanan Tuhan, memenuhi 2 kriteria ini. Keintiman dan ketaatan.
Keintiman dan ketaatan adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Kalau
engkau intim dengan Tuhan, engkau pasti menaatiNya, kalau engkau
menaatinya, engkau pasti intim dengan Dia. Karena hanya dengan
keintiman, yang membuat ketaatan itu bukanlah suatu beban.
So, masih ada waktu teman-teman. Pay the price & get His Favor now..
Now, the last and the most important point. Hal terakhir dan yang
paling penting, why He gives us Favor? Mengapa Tuhan memberikan
Favornya? Aku yakin Tuhan ga iseng2-iseng aja kasih Favor..pasti ada
tujuannya dan aku mulai bertanya-tanya.. Apa alasan Dia memberikannya.
Pasti sesuatu yang bukan sekedar biar kita senang, biar kita merasa
diberkati. Pastinya bukan supaya kita bisa membandingkan diri kita
dengan org lain, merasa kita lebih diberkati dibandingkan orang lain.
Dan ketika aku merenungkan hal ini, Tuhan tunjukkan aku suatu pola yang
luar biasa, yang membuatku tersadar dan waaaawww.. He said like this..
“Perhatikan setiap orang-orang yang Aku berikan favor. Kapan Aku
memberikan mereka favor itu?” Dan aku mulai do some research.. aku mulai
cari beberapa tokoh di alkitab. Aku cari soal Abraham, Aku cari soal
musa, aku cari soal Nuh, aku cari soal Yusuf, aku cari soal Esther, soal
Daud, bahkan Yesus sendiri, dan aku menemukan favor diberikan di awal,
di depan, sebelum mereka memulai sesuatu. Dan Tuhan bilang gini,
“Favor aku berikan karena mereka memiliki special assignment yang harus mereka selesaikan, dan the need favor to finish it”
Wow... ini pengertiannya teman-teman.. Satu hal yang aku perhatikan
bahwa favor diberikan ketika seseorang menemukan impiannya, visinya,
tujuan hidupnya yang Tuhan taruhkan dalam hatinya. Bukan sekedar
menemukan, tetapi, ketika dia mulai melangkah berjalan dalam track utk
menggenapi destinynya.
Nuh, sebelum Tuhan kasih assignment
membuat bahtera, selama berates-ratus tahun hidupnya, tidak pernah Tuhan
menyebut soal favor, tetapi ketika dia harus membuat bahtera, maka
suddently, Tuhan menyebut nuh sebagai org yang berkenan. Why? Karena dia
butuh favor tersebut untuk menyelesaikan bahtera. Dia butuh itu untuk
bertahan dengan cacian, makian dan hinaan sekelilingnya selama ratusan
tahun.
Abraham, Allah tidak pernah sebut dia sebagai orang yg
berkenan, sampai Tuhan suruh dia keluar dari Ur-kasdim dan menuju
Kanaaan. Dia membutuhkan favor untuk membantu dia berjalan dalam
ketidakpastian akan perjalanannya.
Musa, setelah hidup di
istana, selama 40 tahun dia menggembalakan kambing domba, tidak pernah
Tuhan sebut-sebut soal perkenanan, tetapi ketika Tuhan kasih assignment
utk membebaskan org Israel, Then perkenanan Tuhan mulai turun. Dia butuh
favor untuk menyelesaikan misinya dan bertahan dengan tegar tengkunya
orang israel.
Esther, kapan dia menerima perkenanan? Dari
awal hidupnya sampe dia terpilih jadi ratu, tidak pernah disebut-sebut
kata favor, kapan kata favor itu muncul? Ketika dia akan menghadap raja
untuk membela rakyatnya, ketika dia tahu dan berjalan melangkah untuk
memenuhui misinya yang Tuhan taruhkan. Dia butuh favor karena taruhannya
adalah nyawa pada saat itu.
Yusuf, kapan dia Tuhan katakan
berkenan? Selama 17 tahun dia hidup, kata perkenanan itu tidak pernah
muncul, dan munculnya ketika dia berada di rumah potifar, karena dia
sedang berada dalam track menuju destiny-nya.
Dan Yesus..
Kapan Dia dikatakan berkenan? Selama 30 tahun, favor tidak pernah
disebut dalam hidupnya, tetapi pertama kali disebut adalah ketika dia
dibabtis, krn pada hari itu, itu hari pertama dia akan menjalankan tugas
yang Bapa taruhkan.
Why He gives you favor? Dia memberikan
engkau perkenanan dengan tujuan agar engkau menyelesaikan apa yang
menjadi destiny mu..!! The divine purpose of favor is to enable you to
achieve your assignment!
Dia tahu, jalan untuk engkau memulai
mengerjakan visimu, tujuanmu, impianmu agar bisa sampai dan selesai,
akan ada banyak tantangan, akan ada banyak halangan, akan ada banyak
cobaan. That’s why He gives you His favor..!! Ketika engkau sedang dalam
track untuk mencapai destiny yg Tuhan taruhkan, di saat itulah engkau
akan mengaktifkan favor terbesar dalam hidupmu.
Ini yang aku sebut sebagai Law of Favor.
Law of attraction-nya the secret menyebutkan bahwa ketika kita
memfokuskan pikiran kita pada sesuatu, maka semesta, atau semua yg ada
di ala mini akan tertarik kepada kita dan memenuhi apa yang kita
pikirkan atau inginkan.. Well,,ini bagus..namun ada hukum yang lebih
besar dari ini yaitu Law of Favor, yang bilang, “Ketika kita
mengetahui apa yang menjadi visi, impian atau destiny kita yang Tuhan
taruhkan dalam kita, dan berjalan pada track nya untuk mencapai impian
tersebut maka pencipta Alam semesta ini, Tuhan akan tertarik kepada Anda
dan menurunkan Favornya yang terbesar buat Anda untuk membantu Anda
menyelesaikan tugas yang Dia berikan.”
Kenapa ini so
Powerful? Karena klo Law of Attraction, hanya alam semesta yang tertarik
dan membantu kita, namun dengan Law of Favor, Sang Pencipta sendiri
yang akan langsung turun tangan!! What an awesome power..!!
Now, the hardest question.. Do you already know your destiny, dreams,
vision that God had put in you since the beginning of the world?
Sudahkan teman-teman tahu alasan, dan tujuannya kalian di ciptakan di
dunia ini? Penelitian mengatakan hampir 60% orang di dunia ini tidak
tahu mengapa dia ada di dunia. Selebihnya lagi hanya tau generalnya..dan
kebanyakan kita seperti itu.. Misalnya untuk memuji Tuhan, untuk
menyenangkan Tuhan, meninggikan Tuhan dll. Well..itu benar...dan sangat
bnr dan semua orang memang harus begitu.. Tp tahukah kalian apa tujuan
spesifik Tuhan menciptakan kalian? Suatu tujuan yang hanya engkau saja
yang bisa mengerjakan dan memenuhinya. Pernahkah kita bertanya seperti
itu? Pernahkah kita mencoba mencari apa tujuan hidup kita secara
spesifik? You are here to solve a specific problem,, Do you know what
kind of problem is that?
Coz time is running..dan jangan
berpikir kalau tujuan hidup itu akan datang dengan sendirinya.. Nope!
You have to find it..seek it! if you never find you destiny, purpose,
dreams, vision, maka teman-teman tidak akan pernah merasakan the biggest
Favor yg akan Dia berikan dalam hidupmu ketika engkau sedang menjalani
visimu!
Ayat terakhir. Mazmur 5:13, Sebab Engkaulah yang
memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu
seperti perisai.
Perhatikan terjemahan Bahasa Inggrisnya bilang begini:
For You, O Lord, will bless the righteous; with favor You will surround him with a shield.
So dikatakan Favor itu seperti perisai yang akan memagari engkau. Dari
apa? Dari banyak hal..dari serangan musuh, dari intimasi orang-orang
yang tidak senang melihat mu mencapai impianmu. Ketika engkau memiliki
perisai favor ini, itu yang akan membuatmu bertahan menghadapi panah si
musuh dan tetap kuat untuk berjalan terus.
So, aku harap pengertian ini akan memberkati teman-teman, mengubah pola pikir teman-teman, dan berjalan dalam favornya Tuhan.
by Morris "Strongeagle"
No 1 Young Vision Coach, Motivator, Writer & LoveCoach
“See you at the finish line..!”
PS: Jika kalian merasa di berkati dan mau meng-copy paste notes ini,
silahkan2 saja, tp tolong di tulis siapa penulisnya, (Strongegale
"morris" Generation) dan tolong aku di tag juga di notes kalian itu,
sehingga aku bisa tau reaksi org2 sebagai bahan masukan buat ku.. Dan
jika ada pertanyaan, silahkan lgsg di comment atau di message ke fb ku..
GBU
Personal FB: Strongeagle Generation
Fan Page: The Kingdom Love
VERY GOOD !!
BalasHapusPERLU ADA ORANG-ORANG YANG BERANI MELURUSKAN KEKACAUAN PENGAJARAN DAN PENGERTIAN TENTANG FAVOR AND GRACE...
GOD BLESS YOU... :)